Prinsip mekanika (Diskel)
Analisa kasus
Nn. Anna adalah seorang perawat di ruang rawat bedah ortopedi dan bertanggung jawab untuk merawat enam klien. Klien Nn. Anna yaitu Tn.B (20 tahun) telah dirawat di ruang tersebut selama tujuh hari dengan diagnosa medis fraktur femur. Klien takut untuk menggerakan anggota tubuhnya karena nyeri. Punggung, bokong, dan tumitnya tampak merah karena lama tertekan. Dokter bedahnya juga telah menginstruksikannya untuk latihan berjalan. Perawat Anna mencoba membantu klien tersebut berjalan, namun karena beban klien terlalu berat, perawat Anna mengalami kesulitan untuk melakukannya. Sebagai perawat, apa yang harus perawat Anna perhatikan dan lakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
Pertanyaan :
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan mekanika tubuh dan prisip-prinsipnya?
2. Jelaskan apa yang dimaksud Body Allignment?
3. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi Body Allignment?
4. Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan ketika membantu klien untuk berjalan? (keseimbangan tubuh dan koordinasi gerak tubuh)
mekanika tubuh dan prisip-prinsipnya
Pengertian
Body Mechanic (mekanika tubuh) adalah suatu usaha mengoordinasikan sistem muskuloskeletal dan sistem saraf dalam mempertahankan keseimbangan, postur dan kesejajaran.
2. prinsip-prinsip mekanika tubuh
Mekanika tubuh yang benar diperlukan untuk mendukung tingkat kesehatan dan mencegah kecacatan serta untuk menjaga keselamatan klien. Disamping itu, mekanika tubuh juga bertujuan untuk, menghibur pasien yaitu dengan meningkatkan kenyamanan dan kerjasama. Dalam hal ini, perawat menggunakan berbagai kelompok otot untuk setiap aktivitas keperawatan, seperti berjalan selama ronde keperawatan, memberikan obat, mengangkat dan memindahkan klien dan menggerakkan objek.
Body allignment
Body allignment adalah istilah yang sama dan mengacu pada posisi sendi, tendo, ligamen dan otot selama berdiri, duduk dan berbaring. Kesejajaran tubuh yang benar mengurangi ketegangan pada stuktur Muskulokeletal, mempertahankan tonus otot secara edukat, dan menunjang keseimbangan
Faktor yang mempengaruhi body allignment
Status kesehatan.
Nutrisi.
Emosi
Faktor sosial
Gaya hidup (life style).
Perilaku dan nilai-nilai.
hal-hal yang harus diperhatikan ketika membantu klien untuk berjalan (keseimbangan tubuh dan koordinasi gerak tubuh)
Berat, gaya pada tubuh yang digunakan terhadap gravitasi.
Friksi, gaya yang muncul dengan arah gerak yang berlawanan dengan gerak benda.
Ambulasi
mobilisasi dan askep (tutor 1)
Analisa kasus
mobolisasi
Mobilisasi adalah suatu kondisi dimana tubuh dapat melakukan kegiatan dengan bebas (kosier, 1989).
Kemampuan individu untuk bergerak secara bebas, agar memenuhi kebutuhan aktivitas guna mempertahankan kesehatannya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi mobilisasi
Faktor internal
Penurunan fungsi muskuloskeletal
perubahan hubungan sosial
Nyeri
Defisit perseptual
Berkurangnya kemampuan kognitif
Faktor ekternal
Program terapeutik
Karakteristik penghuni institusi
Karakteristik staff
Jenis-jenis mobilisasi
Mobilisasi penuh
Adalah kemampuan seseorang untuk bergerak secara penuh dan bebas.
Mobilisasi sebagian
Adalah kemampuan seseorang untuk bergerak dengan batasan yang jelas sehingga tidak mampu mampu bergerak secara bebas. Mobilisasi sebagian ada dua yaitu mobilitas sebagian temporer dan mobilitas sebagian permanen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar